Saat acara serah terima jabatan direksi baru RNI, Ismed terlihat mengenakan kemeja putih, celana bahan hitam, dan sepatu kets. Ini mirip sekali dengan Dahlan Iskan.
Memang, Ismed sebelumnya pernah bekerja sebagai wartawan di Jawa Pos milik Dahlan Iskan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bagi saya ini musibah karena saya tidak bisa santai lagi seperti dulu sebagai komisaris saya datang ke RNI hanya sebulan sekali dan juga dulu sebagai komisaris saya sering memarahi direksi. Sekarang terbalik, saya malah akan dimarahi oleh komisaris," ujar Ismed dalam acara serah terima jabatan di kantor RNI, Mega Kuningan, Jakarta, Jumat (2/3/2012).
Dari pantauan detikFinance, Ismed terlihat santai dan jauh dari kesan formal dalam acara tersebut. Dia berbicara sambil memasukkan tanggannya ke kantong. Ismed mengatakan, meskipun dia mantan wartawan Jawa Pos, namun proses pemilihan dirinya sebagai Dirut RNI melalui jalur formal.
"Saya dulu adalah wartawan Jawa Pos, tetapi saya terpilih di sini tetap melalui proses seleksi yang profesional," kata Ismed.
Belum sampai di situ, gaya ala Dahlan Iskan pun terlihat dari visi Ismed. Dia mengatakan tidak akan menggunakan semua fasilitas direktur. "Semua direksi juga sepakat tidak akan menggunakan fasilitas direksi. Saya juga menghapus semua biaya SPJ untuk semua holding. Saya ingin menghapus lemak-lemak di RNI. Saya ingin mengubah budaya RNI menjadi budaya korporasi bukan institusi," tegas Ismed.
Berikut jajaran direksi RNI sebelum dan sesudah:
Direksi Baru
- Direktur Utama: Ismed Hasan Putro
- Direktur SDM dan Keuangan: Dandossi Matram
- Direktur Perencanaan dan Pengembangan: Bambang Adi Sukarelawan
- Direktur Operasional: Oki Zamhur Warnaen
Direksi Lama
- Direktur Utama: Bambang Prijono Basoeki
- Direktur Keuangan, SDM dan Umum: Orwan Abdullah
- Direktur Produksi dan Pengembangan: Agus Purnomo











































