Sementara, inflasi dibidik pada level 4 persen. Nilai ekspor Negeri Tirai Bambu itu ke Eropa yang saat ini dilanda krisis, mulai menurun. Dalam pidatonya Wen mengatakan, penurunan target pertumbuhan dilakukan untuk memberikan ruang gerak lebih banyak bagi perekonomian, jika sewaktu-waktu melambat.
Apalagi saat ini menjelang pelaksanaan reformasi ekonomi dan transisi kepemimpinan. Investor mengharapkan pemerintah fokus mengambil langkah untuk menstabilkan perekonomian dan meredam gejolak harga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wen berjanji akan meningkatkan konsumsi masyarakat, sekaligus sebagai prioritas pertama untuk 2012. Ini hanya berselang setahun menjelang Wen dan Presiden Hu Jintao pensiun dan Partai Komunis bersiap menyediakan penggganti mereka.
Penurunan target pertumbuhan ekonomi ini sudah diprediksikan sebelumnya. Selama Januari lalu nilai ekspor Negeri Tirai Bambu itu turun hingga 15,3% dibanding tahun sebelumnya. Krisis keuangan di Eropa yang tak kunjung reda menjadi salah satu penyebabnya.
Terbukti selama Januari jumlah ekspor ke negara-negara di kawasan tersebut pada bulan Januari menurun 3,2% dibanding tahun sebelumnya. Padahal, Desember 2011 ekspor Cina ke Eropa sempat meningkat hingga 7,2%.
(ang/ang)











































