China Pangkas Pertumbuhan Ekonomi 2012 jadi 7,5%

China Pangkas Pertumbuhan Ekonomi 2012 jadi 7,5%

Erwin Daryanto - detikFinance
Senin, 05 Mar 2012 13:40 WIB
China Pangkas Pertumbuhan Ekonomi 2012 jadi 7,5%
Beijing - Perlahan namun pasti efek krisis keuangan global mulai menjalar ke Asia. Senin pagi waktu Beijing, di hadapan parlemen, Perdana Menteri China, Wen Jiabao mengumumkan penurunan target pertumbuhan ekonomi negaranya menjadi 7,5% pada tahun 2012 ini.

Sementara, inflasi dibidik pada level 4 persen. Nilai ekspor Negeri Tirai Bambu itu ke Eropa yang saat ini dilanda krisis, mulai menurun. Dalam pidatonya Wen mengatakan, penurunan target pertumbuhan dilakukan untuk memberikan ruang gerak lebih banyak bagi perekonomian, jika sewaktu-waktu melambat.

Apalagi saat ini menjelang pelaksanaan reformasi ekonomi dan transisi kepemimpinan. Investor mengharapkan pemerintah fokus mengambil langkah untuk menstabilkan perekonomian dan meredam gejolak harga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami bertujuan untuk mempromosikan pembangunan ekonomi yang stabil dan kuat, menjaga harga stabil, dan menjaga terhadap risiko keuangan dengan menjaga uang total dan pasokan kredit pada tingkat yang sesuai, dan mengambil pendekatan hati-hati dan fleksibel," kata Wen dalam laporan kerja tahunan kepada Kongres Rakyat Nasional (NPC) atau anggota parlemen Cina, dilansir dari Reuters, Senin (5/3/2012).

Wen berjanji akan meningkatkan konsumsi masyarakat, sekaligus sebagai prioritas pertama untuk 2012. Ini hanya berselang setahun menjelang Wen dan Presiden Hu Jintao pensiun dan Partai Komunis bersiap menyediakan penggganti mereka.

Penurunan target pertumbuhan ekonomi ini sudah diprediksikan sebelumnya. Selama Januari lalu nilai ekspor Negeri Tirai Bambu itu turun hingga 15,3% dibanding tahun sebelumnya. Krisis keuangan di Eropa yang tak kunjung reda menjadi salah satu penyebabnya.

Terbukti selama Januari jumlah ekspor ke negara-negara di kawasan tersebut pada bulan Januari menurun 3,2% dibanding tahun sebelumnya. Padahal, Desember 2011 ekspor Cina ke Eropa sempat meningkat hingga 7,2%.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads