"Menteri PU berharap sangat jangan diadakan merger. Tapi kemarin memang sempat ada bahasan untuk dimerger? Itu ide lama. Karena kalo demerger itu tinggal 1, dan yang ikut tender cuma satu," ujar Dahlan dikantornya, Senin (5/3/2012).
Dahlan nampaknya lebih setuju dengan konsep holding BUMN infrastruktur. "Kalau holding kan anak-anaknya (anak perusahaan) masih bisa ikut tender," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mulai ada spesialisasi tambahan. Sekarang kontraktor jalan, jembatan, semuanya jadi dokter umum. Kita minta ambil spesialisasi, misalnya EPC listrik, dan EPC minyak," jelasnya.
Pasalnya kata Dahlan kedua EPC tersebut selama ini lebih dikuasi oleh asing. "Dua sektor ini EPCnya porsi terbesar dari asing," ucapnya.
Menurut Dahlan, EPC tersebut sangat penting. "EPC itu track recordnya harus penting. Misalnya EPC minyak, harus ditulis, pernah punya pengalaman mengolah minyak. Saat ini sementara menjadi co partner dari kontraktor-kontraktor besar, sehingga nantinya menjadi track record. Itu namanya merintis," tandasnya.
(rrd/dru)











































