"Sebelum 2009, sebelum saya masuk sebagai Dirjen Pajak, tidak ada pegawai pajak yang nakal ditangkap," kata Fuad.
"10 tahun lalu misalnya, pernahkah ada orang kayak Gayus, DW, dan lainnya ditangkap, tidak adakan, dan sekarang tertangkap justru bagus, alhamdulillah, artinya sistem pengawasan telah berjalan baik," imbuhnya ketika ditemui di Kantor Kementerian Keuangan, Kamis (8/3/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tertangkapnya pegawai pajak yang nakal ini ternyata tanggapannya terbalik, kok malah rusuh. Saya heran ini kan bagus, sistem pengawasan kita berjalan," tegas Fuad.
Fuad.
Fuad bahkan mengkalim Ditjen Pajak dalam kepemimpinannya sudah sangat baik. "Bisa ditanya di industri Wajib Pajak mengakui Ditjen Pajak sudah semakin baik, saya juga survei di Pasar Modal juga bilang makin baik," yakin Fuad.
Tertangkapnya Gayus, DW dan lainnya ini kata Fuad, karena perbuatannya dimasa lalu. "Tindakan pidana (menggelapkan dana pajak) walaupun dilakukan dimasa lalu tetap harus dipertanggung jawabkan, dan sistem pengawasan kita mengetahui tindakan tersebut, sehingga oknum pajak seperti itu sekarang mulai pada ditangkapin," jelas Fuad.
"Artinya kedepan, dengan sistem pengawasan kita saat ini, jangan heran kalau ada oknum-oknum pajak yang tertangkap lagi, mungkin ada lagi, tapi tidak mungkin juga kita klaim bersih," tandas Fuad.
(rrd/dru)











































