"Para petinggi di pajak bersih. Kan banyak pertanyaan, yang anak buahnya saja bisa main bos-nya apa lagi, tidak begitu, malah petinggi-petinggnya bersih semua tidak bisa main," kata Fuad ketika ditemui di Kantor Kementerian Keuangan, Kamis (8/3/2012).
Pasalnya menurut Fuad, hal ini dikarenakan para bos-bos di DJP tidak turun kelapangan dan yang bersentuhan secara langsung dengan pegawai pajak adalah bawahannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Fuad, karena bersentuhan langsung dengan Wajib Pajak (di lapangan), oknum bawahannya mudah digoda oleh para Wajib Pajak yang mengajak 'bermain'. "Ini kan terjadi karena Wajib Pajaknya sering menggoda anak-anak mudah kita ini," ucapnya.
Seperti diketahui, sekitar 260 pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) pada 2011 mendapatkan sanksi. "Dan rata-rata yang kena sanksi tersebut adalah pegawai pajak yang jabatannya dibagian teknis dan pelaksana yang kerjanya langsung di lapangan bertemu dengan Wajib Pajak. Tapi ada juga pegawai pajak yang berpangkat eselon IV juga mendapatkan sanksi, mulai dari sanksi peringatan sampai pemecatan," tandas Fuad.
(rrd/hen)











































