Widjojo memang sudah terlihat cemerlang sejak menempuh pendidikan di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (FEUI), dan lulus dengan predikat Cum Laude. Karena cemerlangnya, Widjojo memperoleh beasiswa untuk kuliah di University of California at Berkeley dan lulus pada 1961.
Pada zaman Soeharto, Widjojo dikagumi saat mempresentasikan ide serta rekomendasi kebijakan kepada Soeharto dan akhirnya bekerja sebagai Tim Ahli bidang Ekonomi. Pada sekitar 1970, Widjojo dan beberapa temannya lulusan Berkeley dituduh sebagai Mafia Berkeley yang dibentuk oleh CIA untuk menanamkan paham ekonomi liberalisme di Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Widjojo sering dianggap sebagai pemimpin Mafia Berkeley, julukan yang diberikan kepada sekolompok menteri bidang ekonomi dan keuangan yang menentukan kebijakan ekonomi Indonesia pada masa awal pemerintahan Presiden Soeharto.
Pada 1984, Widjojo pernah menerima penghargaan dari Universitas Berkeley, California, AS, yakni Elise Walter Haas Award. Perhargaan tradisi tahunan universitas tersebut diberikan kepada bekas mahasiswa asing yang jasa-jasanya dianggap menonjol. Dan Widjojo merupakan orang Indonesia pertama yang menerima penghargaan ini.
Hari ini, jenazah Kepala Bappenas pertama itu akan disolatkan di Masjid Sunda Kelapa setelah solat Jumat dan dimakamkan di TMP Kalibata.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berniat melayat mending Widjojo sore nanti pukul 15.30 WIB.
"Jenazah disemayamkan di rumah duka Jl. Bukit Golf Utama PE 3 Pondok Indah, Jakarta Selatan dan akan disolatkan di Mesjid Sunda Kelapa ba'da solat Jumat. Selanjutnya disemayamkan di Kantor Bappenas, Jl. Suropati No.2 Jakarta Pusat, sebelum diberangkatkan ke TMP Kalibata," ujar Sesmen PPN/Sestama Bappenas Slamet Seno Adji kepada detikFinance, Jumat (9/3/2012).
(dnl/hen)











































