Demikian kenang Emil Salim mengenai almarhum Widjojo Nitisastro. Ketua Wantimpres ini ditemui di persemayaman jenazah Widjojo Nitisastro di Kantor Bappenas, Jalan Diponegoro, Jakarta, Jumat (9/3/2012).
"Disertasi beliau tentang masalah kependudukan, supaya dilakukan pengendalian pertambahan penduduk agar tidak menambah beban nasional. Maka lahirlah program keluarga berencana," kata Emil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Juga posyandu, puskesmas dan sanitasi air minum keluarga," imbuh Emil.
Almarhum juga terlibat mencari jalan keluar bagi masalah ekonomi global, yaitu mekanisme pelunasan utang luar negeri negara-negara berkembang. Tak hanya utang dari Indonesia, tapi juga Nigeria dan lain sebagainya.
Di bidang perdagangan, sumbang pikirannya adalah mendorong perimbangan perdagangan dalam era perdagangan bebas. Manfaat dari kerjasama bidang perdagangan tersebut jangan cuma menguntungkan negara maju.
"Jadi kalau mau free trade harus fair, adil, beradab," sambung Emil.
(lh/dnl)











































