Ada banyak cara pemerintah untuk mensosialisasikan program Keselamatan, Keamanan dan Kesehatan Kerja (K3) di perusahaan. Salah satunya dengan cara santai seperti turnamen golf yang melibatkan para petinggi perusahaan.
Cara ini dilakukan oleh tiga menteri yaitu Menteri Tenaga Kerja dan Transmirasi Muhaimin Iskandar, Menteri ESDM Jero Wacik dan Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Helmy Faizal Zaini. Mereka hari ini membuka turnamen golf K3 yang melibatkan 196 perusahaan antara lain Yamaha, Freeport, Kaltim Prima Coal, Total, Trakindo Cat, PTC, Surveyor Indonesia, Golf Magz, BP Migas, Sucofindo, Pertamina, BRI, PGN dan lain-lain.
Mereka juga sekaligus 'mencicipi' lapangan hijau golf di Padang Golf Royale Halim bersama para petinggi perusahaan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menuturkan, saat ini angka kecelakaan kerja yang terbesar selain di perusahaan ternyata terjadi di jalan raya ketika perkerja sedang berangkat kerja. Secara statistik 40% kecelakaan kerja pekerja sudah berada di jalan raya.
"Sehingga kami berharap untuk semua pihak untuk terus menerapkan disiplin berlalu lintas disamping membangun suasana yang kondusif di lingkungan kerja. Sehingga keselamatan selalu terjamin K3 wujud dari kemajuan bangsa, K3 terwujud sejauh mana kemajuan bangsa itu tercerminkan," katanya.
Seperti diketahui turnamen K3 ini, selain mengkampanyekan secara umum soal K3 juga mengkonsolidasikan perusahaan-perusahaan. Sehingga ada berbagi kemampuan manajememen K3 antar perusahaan.
"Sistem manajemen K3, diantara perusahaan yang ikut dapat sharing tentang kemampuan dan kapasitasnya," tegas Muhaimin.
Sementara itu salah satu panitia turnamen K3, Iko mengatakan bahwa turnamen ini sudah berlangsung yang ke-8, yang merupakan dari komunitas K3 nasional yang diadakan setiap setahun sekali oleh komunitas K3 dari berbagai perusahaan di Indonesia.
"Pertama ini digagas oleh perusahaan pertambangan, kemudian menyebar ke perusahaan otomotif,dan lainnya. Untuk acara ini pendanaan full dari iuran anggota bukan dari kementerian," katanya.










































