Pejabat Bank Dunia: Sri Mulyani Hebat dan Pantas Jadi Presiden!

Pejabat Bank Dunia: Sri Mulyani Hebat dan Pantas Jadi Presiden!

- detikFinance
Senin, 12 Mar 2012 13:09 WIB
Jakarta - Sustainable Development Sector Manager World Bank (Bank Dunia) di Indonesia Franz R. Drees-Gross menilai Sri Mulyani memiliki kualifikasi menjadi Presiden Bank Dunia. Sri Mulyani mampu membawa perubahan positif bagi Bank Dunia.

"Jika dia ingin menjadi Presiden Bank Dunia atau tidak, saya pikir dia itu sangat hebat, dia sangat sangat memiliki kualifikasi, tetapi jika memang dia mau menjadi President," ujarnya saat ditemui usai konferensi pers di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (12/3/2012).

Menurut 'bawahan' Sri Mulyani ini, Mantan Menteri Keuangan RI itu mampu bersaing dengan kandidat lain. Apalagi mengingat jabatan Sri Mulyani saat ini di Bank Dunia selaku Managing Director, Franz yakin Sri Mulyani dapat mengemban tugas yang lebih besar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mungkin selama ini memang dari Amerika tetapi kini saatnya untuk berkompetisi. Saat ini Sri Mulyani menjadi Managing Director, saya rasa dia siap untuk bertanggung jawab membawahi semua negara. Saya tidak dapat dia bisa terpilih atau tidak, tetapi dia sangat bagus," tegasnya.

Franz yakin dengan kepemimpinan Sri Mulyani atau siapapun yang berasal dari emmerging country akan membawa perubahan terhadap Bank Dunia. Pasalnya, akan terjadi pergeseran sumber pendanaan Bank Dunia yang selama 30 tahun ini berasal dari negara maju, tetapi nanti akan berasal dari negara berkembang.

"Sebagai contoh, kita ambil dari Indonesia yang menyumbang US$ 5 miliar dari US$ 60 miliar sumbangan," pungkasnya.

Dalam siaran pers Bank Dunia dikatakan, Dewan Eksekutif Bank Dunia telah menyepakati 5 kriteria untuk calon Presiden barunya yaitu:



  1. Terbukti memiliki rekam jejak yang kuat sebagai pemimpin
  2. Berpengalaman memimpin organisasi besar yang aktif di tingkat internasional dan terbiasa bekerja dengan sektor publik
  3. Mampu menjabarkan misi pembangunan Bank Dunia secara jelas
  4. Memiliki komitmen dan apresiasi kuat terhadap kerjasama multilateral
  5. Dapat berkomunikasi secara efektif dan diplomatis, dan menjalani kewajiban seorang Presiden secara imparsial dan obyektif.

Batas waktu pencalonan nama Presiden baru adalah Jumat 23 Maret 2012. Pencalonan dapat dilakukan oleh anggota Dewan Eksekutif, atau anggota Dewan Gubernur melalui Direktur Eksekutifnya.

Seorang calon harus berasal dari salah satu negara anggota Bank Dunia. Setelah proses pencalonan ditutup, Dewan Eksekutif akan membentuk shortlist berisikan maksimum tiga nama, lalu mempublikasikan shorlist tersebut dengan persetujuan ketiga nama yang bersangkutan.

Selanjutnya, Dewan Eksekutif akan mewawancarai ketiga calon dengan harapan bisa mencapai konsensus sebelum 'Spring Meetings' (pertemuan tahunan musim semi) pada April 2012 mendatang.

Jika menjadi Presiden Bank Dunia, Sri Mulyani bakal mendapatkan gaji sebesar US$ 734.707 atau sekitar Rp 6,6 miliar per tahun.

(/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads