Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berkomitmen untuk memangkas anggarannya Rp 527,4 miliar sehubungan dengan kenaikan harga BBM subsidi April nanti.
Menteri Perhubungan E.E Mangindaan mengatakan, anggaran yang dipangkas tersebut berupa anggaran belanja pegawai Rp 160,1 miliar dan anggaran belanja barang non operasional Rp 167,3 miliar.
"Sehubungan dengan kenaikan harga BBM, Kemenhub menghemat dana Rp 527,4 miliar," kata Mangindaan saat rapat dengan Komisi VI DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (12/3/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun meskipun menghemat anggaran, ternyata di sisi lain Kemenhub minta tambahan anggaran Rp 4,172 triliun guna proyek infrastruktur Indonesia Timur dan konektivitas domestik.
Untuk Indonesia Timur, tambahan anggaran yang diminta Rp 2,104 triliun untuk pembangunan kapal dan dermaga penyeberangan di beberapa daerah seperti NTT, NTB, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat. Kemudian tambahan Rp 2,067 triliun untuk konektivitas domestik seperti jalur ganda kereta di Jawa, dan pembangunan bandara di beberapa daerah.
Pada kesempatan itu, Mangindaan juga meminta DPR untuk menyetujui anggaran subsidi untuk angkutan perintis Rp 117,5 miliar.
(/)










































