Bupati & Walikota Dianggap Tak Peduli Soal Lahan Pertanian

Bupati & Walikota Dianggap Tak Peduli Soal Lahan Pertanian

Zulfi Suhendra - detikFinance
Rabu, 14 Mar 2012 12:15 WIB
Bupati & Walikota Dianggap Tak Peduli Soal Lahan Pertanian
Jakarta - Menteri Pertanian (Mentan) Suswono menyayangkan Peraturan Daerah mengenai perlindungan lahan pertanian dari alih fungsi belum tersebar ke semua daerah di Indonesia. Apabila perda ini tidak segera diterbitkan, maka kelangsungan lahan pertanian produktif di Indonesia akan kian menyusut.

Ironisnya, Suswono menuturkan para pejabat pemerintah seperti tak peduli terhadap pertanian, walaupun sudah ada perda yang beredar di beberapa tempat.

"Saya menyayangkan para bupati dan walikota tidak menjaga lahan-lahan produktif ini dengan baik, padahal sudah ada undang-udang perlindungan lahan pangan berkelanjutan," ujar Suswono saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinasi Bidang Perekonomian, Jl Lapangan Banteng, Rabu (14/3/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Padahal, lanjut Suswono, apabila lahan-lahan ini dipertahankan akan sangat memberikan kontribusi produksi padi dan gabah di Indonesia. Salah satu poin dari turunan undang-undang perlindungan lahan menyebutkan bahwa akan adanya pasokan bantuan benih pupuk, pestisida dan prasarana lainnya.

"Empat PP (peraturan pemerintah) sudah keluar, termasuk salah satunya untuk lahan-lahan yang dipertahankan akan mendapatkan insentif, insentifnya berupa bantuan benih pupuk, dan sebagainya," kata Suswono.

Menurut Suswono, setiap tahunnya ada sekitar 100 ribu hektar lahan produktif yang telah dialih fungsikan menjadi lahan lain. "Ini kan kita belum punya data yang bagus sebetulnya, tapi perkiraan 100 ribu pun perhitungan yang masuk akal, bahkan para pengamat mengatakan 110 ribu hektar," tukas Suswono.

Dikatakan Suswono, kementeriannya sudah banyak melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah provinsi maupun dengan pemerintah tingkat kabupaten dan kota namun sampai saat ini belum ditemukan titik terang bagi pengendalian alih fungsi lahan ini. Bahkan Suswono menuturkan, pemerintah yang terkait memiliki pikiran yang dangkal.

"Saya sampaikan hal hal yang terkait dengan konversi lahan ini saya sampaikan, kalo ketemu bupati walikota juga saya sampaikan. cuma banyak yang tidak care, dengan urusan pertanian, kadang-kadang mereka berpikirnya itu terlalu dangkal karena dianggapnya lahan itu lahan yang ansih, padahal ini ada kaitannya dengan investasi masuk, tentu besar," tegas Suswono.

(zlf/hen)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads