Harga Minyak Diperkirakan Bisa Mencapai US$46/Barel
Kamis, 05 Agu 2004 15:44 WIB
Jakarta - Harga minyak mentah dunia yang saat ini mencapai 44 dolar AS/barel diperkirakan akan terus mengalami peningkatan ke level 46 dolar AS/barel pada akhir tahun ini. Melonjaknya harga minyak ini karena naiknya permintaan pada kuartal IV bersamaan dengan masuknya musim dingin.Diperkirakan, permintaan minyak pada kuartal IV 2004 akan meningkat menjadi 83 juta barel/hari dibandingkan tahun 2003 yang hanya 79 juta barel/hari. "Peningkatan harga minyak itu dipicu masuknya musim dingin. Selain itu, perekonomian Cina yang terus bangkit juga menyebabkan kebutuhan minyak mereka juga meningkat tajam. Ini tidak berhenti di tahun 2004 saja, tapi akan terus hingga tahun 2005," kata pengamat perminyakan Kurtubi di Jakarta, Kamis, (5/8/2004).Kurtubi menjelaskan, selain kedua hal itu meningkatnya harga minyak juga disebabkan terbatasnya suplai dari negara-negara anggota OPEC yang saat ini sudah mencapai titik maksimal.Kendati demikian, Kurtubi optimis naiknya harga minyak ini tidak akan menimbulkan resesi dunia yang dikhawatirkan sejumlah pihak. Namun, ia memprediksi hal itu akan memberikan dampak pada pertumbuhan ekonomi global yang akan turun 0,5 persen."Jadi, peluang untuk menimbulkan resesi sangat tipis. Pasti, akan ada upaya dari OPEC dan sejumlah negara lainnya untuk menghemat penggunaan minyak mentah untuk mencegah resesi," katanya.
(mi/)











































