"Jadi posisi buruh itu berada pada posisi sama pada masyarakat umumnya," ungkap Cak Imin ketika ditemui usai Apel Laskar Ahlussunnah wal Jamaah di Tugu Proklamasi, Jakarta, Minggu (18/3/2012).
Dikatakan Cak Imin, buruh sama saja dengan petani namun buruh yang mendapatkan gaji tidak memadai yang nantinya akan mendapatkan bantuan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih jauh Cak Imin mengatakan yang paling penting itu aadalah persiapan menghadapi keadaan ekonomi global yang terus menerus tidak menentu. Dan ditambahkan, bagaimana menyelamatkan ekonomi masyarakat.
"Ekonomi masyarakat itu masih tajam, apakah BLT atau infrastruktur. Masalah yang menjadi diskhusus yang harus diselesaikan di Komisi DPR adalah bagaimana dan berapa susbsidi yang dialihkan kepada infrastruktur dan berapa yang dialihkan kepada Bantuan Langsung Tunai (BLT) ini yang harus dituntaskan," tutup Cak Imin.
(dru/dru)











































