Dahlan 'Ngamuk', Sutan Bathoegana: Kasih Peringatan Keras ke Dirut Jasa Marga!

Dahlan 'Ngamuk', Sutan Bathoegana: Kasih Peringatan Keras ke Dirut Jasa Marga!

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Selasa, 20 Mar 2012 12:04 WIB
Dahlan Ngamuk, Sutan Bathoegana: Kasih Peringatan Keras ke Dirut Jasa Marga!
Jakarta -

Menteri BUMN Dahlan Iskan bikin heboh pagi ini setelah naik pitam ketika melihat antrean yang terjadi di pintu tol dekat Jembatan Semanggi menuju arah Slipi. Dahlan langsung ambil tindakan dengan menggratiskan tol hingga tak lagi terjadi antrean.

Tak hanya menuai banyak pujian dari kalangan masyarakat, ternyata Politisi Senayan alias Anggota DPR juga angkat bicara soal insiden Dahlan 'ngamuk' ini. Adalah politisi partai Demokrat, Sutan Bathoegana yang justru meminta Dahlan Iskan memberikan peringatan keras kepada salah satu operator jalan tol Semanggi, PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR).

"Dikasih peringatan keras saja, ini kan masalah operasional bawah yang terlalu menggampangkan saja," ungkap Sutan kepada detikFinance di Jakarta, Selasa (20/3/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengatakan, apa yang dilakukan Dahlan Iskan memang cukup wajar. Pasalnya, tidak ada yang ingin antre panjang karena menyita waktu. "Pada dasarnya orang ingin pakai tol itu kan biar cepat. Nah ini jadi lama dan orang ingin minta fasilitas cepat ada 4 loket ternyata yang buka hanya 2 ini kan tidak benar," papar Sutan.

"Apa yang dirasakan Pak Menteri dirasakan juga oleh kita," imbun Sutan.

Dihubungi secara terpisah, politisi PDIP Arif Budimanta menjelaskan kinerja yang berbasis pada prosedur operasional standar pelayanan publik seperti jalan tol tidak berjalan dengan baik.

"Apalagi keterlambatan itu sendiri dialami oleh Pak Menteri BUMN, pandangan kami harusnya manajemen operasional jalan tol itu melakukan evaluasi yang penting," papar Arif.

Dikatakan Arif, bila perlu Menteri BUMN harus tegas dan mengadakan RUPS. "Adapun agendanya untuk mengusulkan pergantian direksi," tutup Arif.

Sebelumnya, Menteri BUMN Dahlan Iskan ngamuk di pintu tol dekat Jembatan Semanggi menuju arah Slipi. Penyebabnya, antrean di tol tersebut sangat panjang tetapi loket yang dibuka hanya dua dari empat pintu yang ada.

Melihat antrean yang panjang itu, menurut Kepala Bagian Humas dan Protokol Kementerian BUMN Faisal Halimi, Dahlan yang hendak berangkat rapat koordinasi setiap Selasa ke Kantor PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) itu langsung turun dari mobil. Saat itu antrean sepanjang kurang lebih 30 mobil di depan pintu tol.

(dru/dnl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads