'Diamuk' Dahlan Iskan, Dirut Jasa Marga Ucapkan Terima Kasih

'Diamuk' Dahlan Iskan, Dirut Jasa Marga Ucapkan Terima Kasih

Whery Enggo Prayogi - detikFinance
Selasa, 20 Mar 2012 18:01 WIB
Diamuk Dahlan Iskan, Dirut Jasa Marga Ucapkan Terima Kasih
Jakarta -

Direktur Utama PT Jasa Marga Tbk, Adityawarman mengucapkan terima kasih kepada Menteri BUMN Dahlan Iskan terkait temuan kelalaian anak buahnya di lapangan. Manajemen berjanji akan memperbaiki layanan kepada konsumen.

"Saya berterima kasih dengan Pak Dahlan. Dia yang menemukan ini, dan bisa dijadikan momentum yang pas. Saya bertanggungjawab akan hal ini," kata Adityawarman kepada detikFinance, Selasa (20/3/2012)

Ia mengatakan perseroan punya komitmen untuk memberi layanan maksimal kepada pengguna jalan tol. Antaralain membuka seluruh pintu tol sejak pukul 05.00, meskipun pada pagi tadi sempat terjadi yang menyebabkan Menteri BUMN Dahlan Iskan 'ngamuk'.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hasil rakor November (2011) lalu bahwa pintu tol harus buka seluruhnya pada pukul 05.00 pada lokasi tertentu. Lokasi yang kami pantau selalu padat. Pembukaan untuk menghindari penumpukan antrian pada pukul 07.00-08.00," kata

Petugas pintu tol juga berkomitmen memberi pelayanan terbaik. Bahkan saat pergantian shift, petugas tidak boleh meninggalkan tempatnya sampai penggantinya hadir.

"Hari ini memang petugas shift malam sudah dipanggil padahal penggantinya belum datang," paparnya.

Pembukaan seluruh pintu tol dilakukan pada titik tertentu, dimana ada potensi antrian panjang. Kepala cabang pun bisa mengontrol melalui perangkat pribadi, titik mana yang pintu tolnya belum beroperasi seluruhnya.

"Kacab (kepala cabang) bisa kontrol melalui handphone. Mana yang belum buka. Kita punya data pintu tol mana yang padat," tuturnya.

Aksi Dahlan pagi tadi sempat menyita perhatian. Ia membuka paksa pintu tol yang belum beroperasi demi kelancaran antiran. Tak tanggung-tanggung, pengendara yang melintas tidak dikenakan biaya alias gratis.

Atas kelalaian di lapangan, Adit langsung menggelar rapat bersama seluruh Kepala Cabang Jabodetabek. Hasilnya terdapat kelalaian petugas di lapangan hingga manajemen memberi sanksi surat peringatan kepada lima karyawannya.

(wep/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads