"Saya juga sangat tidak puas hasil penjualan kartu eToll yang kurang berhasil. Saya sudah tawarkan untuk ikut jualan. Saya tunggu-tunggu begitu lama tidak ada realisasinya," kata Dahlan dalam keterangan tertulis yang diterima detikFinance, Rabu (21/3/2012).
Menurutnya, perusahaan plat merah yang ikut terlibat dalam eToll Card kurang kreatif dalam melakukan promosi. Sehingga, pengguna jalan tol yang punya kartu otomatis itu masih minim.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diketahui, Dahlan pernah mengkampanyekan penjualan e-Toll card untuk mengurangi kemacetan di jalan tol. E-Toll Card terbitan Bank Mandiri ini pernah dipromosikan besar-besaran oleh Dahlan.
"Jadi biar nggak ada antrean di pintu masuk itu e-Toll card Bank Mandiri harus dipromosikan besar-besaran," kata Dahlan Januari lalu.
Dahlan menjelaskan, hingga akhir Juni 2012 Bank Mandiri menargetkan penjualan 650 ribu kartu e-Toll card, atau sekitar 25% dari seluruh pengguna jalan tol.
Sayangnya, kartu ini kurang laku di pasaran sehingga antrean di pintu tol tetap mengular setiap hati. Dahlan pun sempat kesal dan mengamuk di pintu tol Semanggi arah Slipi kemarin.
(/)











































