"Seperti yang disampaikan Pak Dahlan, memang kalau (pengeolaan) e-Toll card dibuka kepada bank lain maka kepemilikan menjadi lebih besar," jelas Direktur Utama Jasa Marga Adityawarman kepada detikFinance, di Jakarta, Rabu (21/3/2012).
Adit menambahkan, berdasarkan catatan Jasa Marga kepemilikan kartu e-Toll baru 10,5% dari total pengguna jalan tol. Angka ini jauh dari harapan, padahal sebelumnya Menteri BUMN Dahlan Iskan telah menyentil Bank Mandiri untuk lebih giat mensosialisasikan penggunaan e-Toll card.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selasa kemarin, memang heboh aksi Dahlan Iskan membuka paksa pintu tol Senayan yang belum juga beroperasi. Mantan Dirut PLN ini gerah, karena antrean yang panjang. Imbauan untuk mengurai kemacetan di pintu tol sejatinya telah dilakukan Dahlan tiga bulan lalu.
Dahlan mengaku, setiap menemukan pintu tol yang antreannya panjang, ia pun mengirimkan pesan singkat alias short message service (SMS) kepada direksi BUMN tol tersebut.
Berdasarkan pantauan detikFinance, pagi ini sekitar pukul 08.00-08.30 WIB di kawasan tersebut, antrean di pintu tol Semanggi relatif lancar.
Dari 3 gerbang dengan jumlah 5 loket, terlihat semua loket dibuka lengkap dengan para petugasnya. Antrean pun paling panjang terlihat tiga mobil. Dari 3 gerbang, satu diantaranya adalah gerbang tol otomatis (GTO), itu tak banyak mobil yang menggunakannya.
"Sekarang sudah lancar, sebenarnya saya nggak ngerti kemarin kronologisnya bagaimana, mungkin itu orangnya (Menteri BUMN) nggak sabar," kata salah satu petugas polisi.
(wep/dnl)










































