Karyawan Garuda Kecewa Pelantikan Direksi Dibatalkan

Karyawan Garuda Kecewa Pelantikan Direksi Dibatalkan

- detikFinance
Jumat, 06 Agu 2004 16:02 WIB
Jakarta - Serikat Karyawan Garuda Indonesia (Sekarga) mengaku kecewa dengan pembatalan pelantikan direksi Garuda yang sebenarnya sudah habis masa jabatannya sejak 15 Juni 2003 lalu. Jika pelantikan tidak segera dilakukan, maka kondisi Garuda diperkirakan akan semakin buruk.Demikian disampaikan Sekretaris Jenderal Sekarga, Tarbianto, dalam perbincangan dengan sejumlah wartawan di kantor pusat Garuda Indonesia, Jl. Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (6/8/2004). Hadir pula dalam kesempatan tersebut Ketua Asosiasi Pilot Garuda (APG) Arie Sapari.Menurut Tarbianto, Sekarga tidak pernah diberitahu mengenai pengangkatan direksi baru. "Kami sudah mendapat ucapan selamat dengan terpilihnya direksi baru dari sejumlah maskapai penerbangan di Malaysia dan Singapura. Makanya, kami justru tahu dari luar," kata dia.Menanggapi beredarnya dua nama yang akan menduduki jabatan direktur utama (dirut) dan wakil dirut masing-masing Gunarni Soeworo dan Samudera Sukardi, Arie Sapari menyatakan karyawan tidak dalam posisi menolak atau menerima.Namun demikian ditegaskannya, pimpinan Garuda harus memenuhi dua kriteria yaitu betul-betul mengerti bisnis penerbangan dan dapat diterima karyawan sehingga terbentuk sinergi perusahaan. "Tanpa sinergi, Garuda akan sulit keluar dari kemelut," tutur pilot senior ini.Menurut Arie, akan lebih baik jika calon pimpinan Garuda berasal dari kalangan internal maskapai penerbangan nasional tersebut. Menurutnya, jika orang itu berasal dari luar Garuda atau bukan berasal dari industri penerbangan, maka ia akan membutuhkan waktu untuk mempelajari industri penerbangan. Padahal, melihat kondisi Garuda saat ini, dibutuhkan pimpinan yang bisa terjun langsung membenahi perusahaan, tanpa harus belajar dulu.Baik Arie maupun Tarbianto sepakat Samudera Sukardi merupakan calon terbaik dari sejumlah nama yang beredar. Diungkapkan, pada tahun 2002 lalu, saat akan dilakukan pemilihan direksi untuk menggantikan Abdul Gani, Sekarga sudah mengundang 5 calon untuk berdiskusi, di antaranya Samudera Sukardi. "Dari lima calon itu, yang best of the best adalah Pak Samudera," ujar keduanya mengenai sosok kakak Menteri Negara BUMN Laksamana Sukardi itu.Namun demikian, kalaupun nanti Gunarni Soeworo yang terpilih, karyawan Garuda akan tetap bekerjasama. "Bu Gunarni itu kan prestasinya di perbankan, mungkin kalau di Garuda ada kekurangan, tapi diharapkan kita bisa bekerjasama," ujar Arie. Untuk diketahui, saat ini Gunarni yang pernah menjabat Ketua Perhimpunan Bank-bank Swasta Nasional (Perbanas) duduk sebagai anggota komisaris Garuda.Ditambahkan Arie, jika direksi Garuda tidak segera ditetapkan dan baru akan diangkat setelah pemilu, maka Garuda akan kehilangan sejumlah momentum mengingat banyaknya lonjakan penerbangan, terutama menjelang akhir tahun. Di samping juga, kewajiban membayar utang Garuda akan terancam serta sejumlah keputusan penting seperti penutupan rute akan dipenuhi ketidakjelasan.Arie pun mengkhawatirkan, jika hal itu berlarut-larut, akan banyak karyawan Garuda yang akan eksodus ke maskapai penerbangan lain, mengingat saat ini persaingan di industri penerbangan sangat ketat. "Jadi kita butuh pemimpin yang membuat kita secure dan membawa ke arah perbaikan Garuda," imbuhnya. (ani/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads