Di hari libur ini, Ismed mengunjungi pabrik gula Rejo Agung di Madiun, Jawa Timur. Ismed bersama para jajaran direksi melakukan dengar pendapat dengan para pekerja dan juga memberikan arahan terkait perubahan untuk meningkatkan kinerja dan keuntungan perusahaan.
"Perubahan gaya kerja, kita harus produktif dan saya maunya untung" imbuhnya kepada detikFinance saat kunjungan di Madiun, Jumat (23/3/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mestinya dengan omzet segitu, untungnya sama dengan bunga kredit bank 12,5% tetapi malah rugi," sebutnya.
Ismed juga menambahkan, kondisi pabrik gula RNI 2 tahun belakangan yang kapasitasnya sudah tidak optimal untuk memenuhi kebutuhan pasar gula dalam negeri. Saat ini RNI memiliki 8 pabrik gula dan yang terbaru dibangun pada 1984.
Selain itu, Ismed ingin supaya pabrik gula yang dimiliki RNI dapat memberikan keuntungan yang bagus bagi perusahaan, karyawan, para petani tebu.
"Pabrik Gula Rejo Agung bisa berkontribusi terhadap keuntungan holding akibatnya petani dan karyawan pun ikut sejahtera" tegasnya.
Pada kesempatan ini, Ismed dan jajaran petinggi RNI melakukan kunjungan, arahan, dan dengar pendapat ke anak perusahaan yang ada di Jawa Timur selama 3 hari.
Adapun yang akan dikelilingi oleh Ismed adalah pabrik gula Rejo Agung di Madiun, pabrik gula Krebet Baru di Malang, pabrik plastik Citramas Plastik di Mojokerto, dan pabrik kulit Tanjung Sari di Sidoarjo.
(feb/dnl)











































