Negara Lagi Ngirit, Pejabat Diusulkan Naik Pesawat Kelas Ekonomi

Negara Lagi Ngirit, Pejabat Diusulkan Naik Pesawat Kelas Ekonomi

- detikFinance
Senin, 26 Mar 2012 19:30 WIB
Negara Lagi Ngirit, Pejabat Diusulkan Naik Pesawat Kelas Ekonomi
Jakarta - Pemerintah melakukan berbagai cara untuk melakukan penghematan anggaran terkait kenaikan minyak mentah dunia yang dibarengi dengan keinginan menaikan harga bahan bakar minyak.

Wakil Menteri Energi Sumber Daya Mineral Widjajono Partowidagdo mengusulkan pejabat negara tidak lagi berpergian menggunakan pesawat udara kelas bisnis, cukup kelas ekonomi saja.

"Negara saat inikan sedang berupaya mengetatkan anggarannya karena rencana kenaikan BBM ini, kalian tahu kan pengetatan anggaran itu bagaimana, salah satunya seperti tidak boleh ‘jalan-jalan’ ke luar negeri, mau bangun gedung ditunda dulu. Tapi saya usul pejabat negara yang bepergian ke luar kota dengan naik pesawat, jangan pakai kelas bisnis, pakai kelas ekonomi saja," kata Widjajono yang ditemui wartawan di ruang kerjanya di Jl Meredeka Selatan, Senin (26/3/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Widjajono, dengan menggunakan pesawat kelas ekonomi penghematan keuangan negara juga cukup besar. "Saya saja pergi kemana-mana kalau pakai pesawat lebih baik pakai kelas ekonomi, lebih murah, uang negara juga tidak banyak keluar, contohnya kemarin waktu saya ke Universitas Sam Ratulangi, Manado saya pakai yang ekonomi," ujarnya.

Sarannya ini dikarenakan akibat naiknya minyak dunia dan asumsi Indonesia Crude Price (ICP) dinaikan US$ 105 dari yang sebelumnya US$ 90 per barel bukan berarti subsidi BBM turun, justru malah naik.

"Dari Rp 123 triliun dengan ICP US$ 105 per barel subsidinya naik Rp 137 triliun, tapi kalau BBM tidak naik subsidinya bisa melonjak sampai Rp 178 triliun," katanya.

(rrd/hen)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads