Hatta Masih Tak Percaya Harga Sembako Naik

Hatta Masih Tak Percaya Harga Sembako Naik

- detikFinance
Rabu, 28 Mar 2012 14:40 WIB
Hatta Masih Tak Percaya Harga Sembako Naik
Jakarta - Menko Perekonomian Hatta Rajasa menyatakan tidak benar ada kenaikan harga sembako di pasar karena rencana kenaikan harga BBM subsidi Rp 1.500 menjadi Rp 6.000 per liter.

"Sebetulnya tidak betul (naik). Hari ini saya sampaikan beras umum turun 1,12 persen, rata-rata Maret dibandingkan rata-rata bulan sebelumnhya, jadi trend terus menurun. Beras termurah turun 1,23 persen, rata-rata dibandingkan bulan lalu. Daging ayam turun 6,47 persen dibandingkan bulan kemarin, dan daging sapi bertahan," tutur Hatta.

Ini disampaikan oleh Hatta di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (28/3/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikatakan Hatta, saat ini yang naik hanya harga cabai rawit 39,66% dan cabai merah 16,88%. Sementara telur ayam ras turun 5,16%, kedelan turun 0,17%, dan ikan bandeng turun 5,02%. "Ini data-data dari BPS (Badan Pusat Statistik). Jadi tidak betul kalau terjadi kenaikan harga," imbuh Hatta.

"Jadi sebetulnya kalau ada kenaikan, cuma ada dua, pertama spekulasi ini tidak boleh terjadi, karena saya harap jangan mengambil suatu spekulasi dalam keadaan seperti ini. Kedua ada daerah tertentu pasokan terlambat, sehingga sesaat mengalami kenaikan harga, jadi pasokan distribusi harus cepat dan tidak boleh terganggu," papar Hatta.

Menurut Hatta tidak mungkin harga beras saat ini naik saat musim panen raya. "Tidak ada logikanya ketika musim panen raya harga beras malah naik, sangat tidak mungkin. Kita sudah tetapkan HPP (harga pembelian pemerintah), sehingga kalau turun, petani tetap dibayar sesusai HPP," tukas Hatta.


(dnl/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads