Gawat! Pertumbuhan Waralaba Asing Lebih Pesat dari Lokal

Gawat! Pertumbuhan Waralaba Asing Lebih Pesat dari Lokal

- detikFinance
Kamis, 29 Mar 2012 13:02 WIB
Gawat! Pertumbuhan Waralaba Asing Lebih Pesat dari Lokal
Jakarta - Pertumbuhan Franchise atau waralaba asing diproyeksikan akan mendominasi bisnis waralaba di Indonesia sampai akhir tahun ini. Dibanding dengan waralaba lokal, bisnis waralaba asing lebih pesat.

Ketua Komite Tetap Waralaba dan Lisensi Kadin Indonesia Amir Karamoy saat ditemui di acara Knowledge Sharing & Business Opportunities, di gedung WTC, Jakarta, Kamis (29/3/2012) mengungkapkan prosentase pertumbuhan waralaba asing diperkirakan akan berada di atas waralaba lokal.

"Sampai sekarang 15%, itu lokal. Kalau yang asing itu sekitar 20%, sampai akhir 2012," ujar Amir.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Amir menuturkan jika regulasi mengenai pembatasan tidak segera dikeluarkan, dikhawatirkan waralaba lokal akan semakin menyusut. Saat pemerintah tengah merevisi Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No. 31 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Waralaba

"Makanya pemerintah cepat-cepat memberlakukan regulasi ini. Karena franchise itu fungsinya ada dua, entrepreneurship dan mambuat lapangan pekerjaan," ungkapnya.

Pertumbuhan waralaba lokal bisa membantu mengurangi tingkat pengangguran di Indonesia. Dengan adanya waralaba lokal akan banyak juga terserap tenaga kerja yang kreatif dan handal.

Seperti diketahui A.S Louken, sebuah perusahaan konsultan waralaba kembali memboyong 11 merek asing. Berikut ini daftar 11 waralaba itu :



  1. Physo Asia
  2. Pho hoa
  3. Gogo franks
  4. Love and co
  5. C house
  6. Mothers en vogue
  7. Skin inc
  8. Berrylite Frozen Youghurt
  9. Li-Ning
  10. Bonia
  11. Country Chicken

(zul/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads