Dahlan menyatakan, dirinya memilih untuk mengurangi rapat-rapat di Kementerian BUMN maupun dengan para direksi BUMN. Dia memilih rapat menggunakan sarana BBM ini untuk menghemat anggaran.
Coba bayangkan berapa rupiah yang sudah terpangkas untuk anggaran rapat bila menggunakan BBM," kata Dahlan Iskan dalam acara talkshow bertema Pemimpin Muda, belajar Merawat Indonesia di Pusat Kebudayaan Koesnadi Hardjasoemantri, Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Kamis (29/3/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi tidak ada alasan untuk tidak hadir. Saya di Kementerian BUMN ada 12 grup BBM sampai dengan eselon III, mulai dari grup minyak, perkebunan dan macam-macam," jelasnya.
Rapat lewat BBM ini, menurut Dahlan, bisa dilakukan di sela waktu dan tidak perlu bertemu muka. Selain itu juga sudah tidak ada lagi alasan mangkir dari rapat.
Sebelumnya Dahlan menyatakan melakukan pemangkasan anggaran Kementerian BUMN Rp 31,4 miliar tahun ini. Anggaran yang dipangkas tersebut merupakan anggaran penghematan jumlah rapat koordinasi (rakor), perjalanan dinas, dan belanja jasa konstruksi.
Mantan Direktur Utama PLN ini menyatakan dirinya melakukan penghematan anggaran untuk mendukung gerakan dari Kementerian Keuangan.
(dnl/ang)











































