Kantor Dahlan Iskan Kena Sasaran Demo, Tapi Bukan Soal BBM

Kantor Dahlan Iskan Kena Sasaran Demo, Tapi Bukan Soal BBM

- detikFinance
Kamis, 29 Mar 2012 16:38 WIB
Kantor Dahlan Iskan Kena Sasaran Demo, Tapi Bukan Soal BBM
Jakarta - Demontrasi berbagai elemen masyarakat akhir-akhir ini khususnya diobyek vital kantor pemerintahan sedang marak. Bahkan Kantor Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan tidak luput dari demo. Namun demo kali ini bukan menolak kenaikan harga BBM.

Sejak pagi hari, Kantor Kementerian BUMN sudah disambangi massa, bahkan pihak keamanan sempat kecolongan, pasalnya dua mobil carry berisikan para pendemo sempat masuk ke depan loby kantor.

"Mereka (pendemo) bukan nuntut penolakan BBM, tetapi menuntut pesangon Gaji mereka dibayarkan segera," kata Petugas Keamanan Kantor Kementerian BUMN, Agus Salim, Kamis (29/3/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kata Agus, ada sekitar 300 orang lebih yang berasal dari pekerja di PT Dirgantara Indonesia (PT DI) perusahaan BUMN dibidang pembuatan pesawat terbang.

"Sejak pagi sampai sore ini pendemo belum pulang, bahkan mereka mendirikan tenda dan mengelar terpal di depan pintu pagar kantor," ujarnya.

Diungkapkannya, ini demonstrasi yang kedua kali dalam tahun 2012. Mereka sudah sering melakukan demo untuk menuntut pembayaran pesangon yang belum atau tidak dibayar sejak 2003.

"Tadi memang sempat kecolongan, pagi hari tahu-tahu sudah dua mobil berhasil masuk di depan loby kantor. Sebetulnya kita sudah dapat informasi, tapi kita tidak tahu teryata sehari sebelumnya mereka sudah kumpul di basecame di daerah Ragunan, kita kira pagi mereka baru berangkat dari Bandung," ucapnya.

Saat ini pintu gerbang Kantor Kementerian BUMN sendiri langsung ditutup. Para tamu atau pegawai yang masuk ke kantor terpaksa harus memutar jalan masuk lewat pintu gerbang belakang.

Tidak jauh berbeda, saat bersamaan Kantor Kementerian Energi Sumber Daya Mineral juga disambangi demonstran.

"Demonstran terlihat berasal dari kalangan Mahasiswa dari Trisakti. Mereka menyarakan aspirasinya menolak kenaikan harga BBM," kata salah satu staff Humas kementerian ESDM, Yogi.

(rrd/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads