BBM Siap Naik, Harga Cabai Makin 'Pedas'

BBM Siap Naik, Harga Cabai Makin 'Pedas'

- detikFinance
Jumat, 30 Mar 2012 14:34 WIB
BBM Siap Naik, Harga Cabai Makin Pedas
Jakarta - Menjelang kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang rencananya diberlakukan per 1 April nanti, harga cabai dan cabai rawit sudah melambung tinggi.

Dirjen Perdagangan Dalam Negeri (PDN) Kementerian Perdagangan, Gunaryo, menuturkan data yang tercatat harga cabai rawit pada minggu keempat bulan Maret mencapai Rp 27.373, yang berarti naik 10,03% dari harga sebelumnya pada bulan Februari sebesar Rp 19.600.

Gunaryo menuturkan hal ini tidak ada sangkut pautnya dengan isu kenaikkan BBM. Hal ini disebabkan oleh ketersediaan barang produksi yang kurang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini tidak disebabkan oleh hal hal lain, semata-mata dari sisi suplai. Permintaan dari luar Jawa yang tinggi untuk cabai rawit dan cabai merah," katanya saat konferensi pers di Kemendag, Jakarta, Jumat (30/3).

Memang tidak setinggi harga cabe rawit, kata dia, data mencatat untuk kenaikan harga cabai merah mencapai angka 5,15%. Harga cabai rawit terakhir, Kemendag mencatat angka Rp 25.375 naik cukup tinggi dari harga semula sebesar Rp 21.079.

Faktor alam dan perawatan juga berpengaruh terhadap fluktuasi harga cabai ini. Faktor cuaca atau gagal panen bisa mengurangi ketersediaan stok di daerah yang nantinya bisa membuat harga semakin melonjak tinggi.

"cabai begitu meningkat sekali, cabai merah cabai rawit sangat tergantung curah hujan, sangat rentan sekali terhadap hama penyakit. Jadi beberapa diantaranya memang mengalami penurunan suplai, menyebabkan kenaikan yang cukup tinggi sekali," katanya.

Dari semua bahan kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan, harga cabai merah dan cabe rawit lah yang mengalami kenaikan paling besar. Sebagai contoh harga beras yang mengalami kenaikan dari Februari ke Maret sebesar 0,03 %.

Hal ini belum dipengaruhi oleh kenaikan BBM yang mau tidak mau pasti akan berpengaruh terhadap sektor transportasi perdagangan.

(zul/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads