Jakarta - Imbas pendudukan ruas tol dalam kota oleh pengunjuk rasa yang menolak kenaikan BBM bersubsidi, PT Jasa Marga Tbk (JSMR) telah mengamankan uang-uang hasil transaksi pada pintu tol Slipi, Pejompongan dan Senayan. Tindakan ini telah sesuai prosedur standar dan demi menghindari tindak penjarahan yang tidak diinginkan.
"Kita sudah menjaga pendapatan tol yang ada di pintu tol Slipi, Pejompongan dan Senayan. Sesuai SOP sudah, dan sudah dibawa," Kepala Bagian Komunikasi Perusahaan Jasa Marga, Wasta kepada
detikFinance, Jumat (30/3/2012).
Menurutnya meski terdapat pemblokiran jalan petugas lapangan, perseroan dibantu pihak berwajib telah masih mengamankan ruas tol tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diinformasikan sebelumnya ruas tol dalam kota telah tertutup sejak pukul 14.00, dari arah Senayan menuju Grogol. Tak lama berselang, pukul 14.30 tol pada sisi sebaliknya Grogol-Senayan juga ditutup, karena pendemo sudah masuk pada ruas tersebut.
"Sudah pagi hari ini lalu lintas memang menurun, karena informasi dari masyarakat juga sudah banyak. Dari siang sampai hari ini, masih ditutup," paparnya.
(wep/dru)