Seperti dilansir dari AFP, Rabu (4/4/2012), hal tersebut berdasarkan dari laporan institusi resmi dari tiga negara besar Eropa, yaitu Prancis, Jerman dan Italia.
Tiga biro statistik tersebut, yang biasa bergabung untuk memprediksi ekonomi Uni Eropa setiap tiga bulan sekali, sudah mengkonfirmasi ada perkiraaan kontraksi sebanyak 0,2% di tiga bulan pertama 2012, setelah sebelumnya juga hanya 0,3% di triwulan terakhir 2012.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Aktifitas ekonomi akan naik secara perlahan, tapi pertumbuhannya tetap lemah," kata institusi gabungan tersebut.
(ang/ang)











































