Ada Asumsi BBM Tetap Naik, Pedagang Tahan Harga Tinggi

Ada Asumsi BBM Tetap Naik, Pedagang Tahan Harga Tinggi

Zulfi Suhendra - detikFinance
Rabu, 04 Apr 2012 14:02 WIB
Ada Asumsi BBM Tetap Naik, Pedagang Tahan Harga Tinggi
Jakarta - Keputusan pemerintah untuk tidak menaikan BBM 1 April 2012 tidak direspons pedagang pasar untuk ikut menurunkan harga jual barang dagangan mereka juga.

Mitra senior Bank Dunia dan Pendiri Creco Consulting Raden Pardede menilai keputusan membatalkan harga BBM sudah terlambat, karena harga-harga di pasaran sudah terlanjur naik sebelum keputusan pemerintah digulirkan.

"Lihat saja di daerah-daerah, sekarang harga-harga sudah naik dan mereka tidak mau menurunkan harga lagi karena mereka melihat untuk beberapa bulan pun harga (BBM) akan naik juga toh," ungkapnya saat temui wartawan di Gedung Energy (4/4/12).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Raden menegaskan bahwa para pedagang berasumsi BBM suatu saat akan naik maka mereka tidak mau menurunkan harga barang yang mereka jual, dan hal itu akan berimbas kepada daya beli masyarakat.

"Jadi ngapain mereka turunkan, nanti akibatnya tidak baik kepada para pembeli terutama kepada rakyat miskin," imbuhnya.

Pardede mengharapkan Presiden SBY agar lebih tegas menyikapi hal ini. Ia mengatakan agar SBY yang mengambil sendiri keputusan apabila rencana kenaikan kembali dicanangkan.

"Presiden harus berani menaikan pada saatnya dan dia tidak perlu ada lagi kompromi harus ke parlemen. Toh parlemen telah memberikan kekuatan untuk menaikan itu (BBM)," tutupnya.

(zlf/hen)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads