"Biayanya nggak sampai US$ 100.000 untuk satu pesawatlah kurang lebih, bisa kurang bisa lebih," ujar Dirut Garuda Emirsyah Satar saat acara penandatanganan nota kesepahaman antara PT Garuda dan Telkom di Hotel Hyatt, Jakarta (4/4/12).
"Kita inginkan akhir tahun ini sudah mulai. Untuk biayanya kepada pelanggan itu kompetitif," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Safety dalam pengkabelan menjadi prioritas, dan ini akan mengacu pada AS dan Singapura," katanya.
Fasilitas yang dinamai in-flight connectivity ini akan hadir di semua jenis pesawat tanpa berpengaruh dengan tiket atau kelas penerbangan, namun akan dikenakan biaya di atas pesawat dalam setiap penggunaannya.
(dru/dnl)










































