Seperti diceritakan Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Kabag Humas) dan Protokoler Kementerian BUMN, Faisal Halimi kepada detikFinance melalui pesan singkat, Jumat (6/4/2012), Dahlan mengetahui hal tersebut saat terbang dari Surabaya ke Jakarta pagi ini setelah kemarin malam ke Tuban meninjau pabrik semen baru milik BUMN.
"Di tengah perjalanan saya mencoba keliling mendatangi para penumpang melakukan survey kecil-kecilan. Ada 10 orang dari 90 penumpang yang saya ngobrol," kata Faisal menirukan Dahlan yang sebelumnya bercerita kepada dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Dahlan, empat orang beli tiket secara online. Ada yang mendapat tiket dengan harga Rp 350.000 ada yang Rp 450.000. Sementara satu penumpang beli dari loket langsung 650.000.
Empat orang lainnya beli lewat agen. Sedangkan Satu lagi sengaja ke bandara sehari sebelumnya untuk membeli langsung di loket dengan alasan mau kepastian.
Dahlan juga mengaku terkesan atas Merpati yang terbang lebih dulu dibandingkan tiga maskapai lainnya dengan jadwal penerbangan ke tujuan dan waktu keberangkatan yang sama.
"Merpati yang meninggalkan apron paling dulu. Yang lain baru siap-siap didorong dan satunya masih menyelesaikan boarding. Jam 06.00 tepat tinggal landas," jelasnya.
(ang/ang)











































