Bulog Kesulitan Lawan Praktik Ijon

Bulog Kesulitan Lawan Praktik Ijon

- detikFinance
Selasa, 10 Apr 2012 16:10 WIB
Bulog Kesulitan Lawan Praktik Ijon
Palembang - Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Sumatera Selatan mengaku kesulitan menyerap beras para petani. Mereka harus melawan praktik ijon oleh para tengkulak yang membuat petani tak bisa menjual gabah/berasnya ke Bulog.
Β 
Selain itu akibat, pratik ijon di kalangan petani sawah, masyarakat miskin di Sumatera Selatan terancam tidak mendapatkan jatah beras.

"Kami sulit untuk memenuhi kuota sebesar 175 ribu ton untuk stok dan cadangan Raskin, sebab petani tidak mau menjual beras mereka," kata Kepala Bulog Divre III Sumatera Selatan Bambang Napitupulu kepada pers di Palembang, Selasa (10/04/2012).

Penyebab petani tidak mau menjual berasnya, kata Bambang, lantaran lahan persawahan milik mereka itu telah dikuasai para tengkulak alias ijon.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebagai informasi, Sumatera Selatan saat ini memiliki banyak sentra beras, ini sebagai dampak positif atas keberadaan para transmigrasi yang berjalan selama 30 tahun terakhir.

Kebanyakan para transmigrasi ini menjadi petani sawah, berbeda dengan petani lokal yang sejak dahulu lebih fokus pada perkebunan seperti kopi, karet, dan kini kelapa sawit. Sentra beras itu antara lain di Kabupaten Banyuasin, Ogan Komering Ilir (OKI) dan Ogan Komering Ulu (OKU) Timur.

(hen/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads