"Inggris terbuka bagi investasi dari Indonesia," ujar PM Cameron dalam keterangan pers bersama Presiden SBY di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (11/4/2012).
Insentif yang dia tawarkan adalah keringanan pajak korporasi. Bahkan kebijakan baru keringan pajak bagi korporasi itu dia sebut sebagai yang paling kompetitif dibanding negara-negara lain di Eropa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala pemerintah Inggris yang dilantik pada 10 Mei 2011 itu tak memungkiri ekonomi negaranya sedang lesu gara-gara dampak krisis Eropa. Namun keadaannya masih lebih baik dan cepat pulih sebab mempertahankan mata uang poundsterling serta tidak bergabung dalam Euro Zone yang diprediksi pertumbuhannya minus bahkan dilanda resesi.
"Inggris juga punya banyak akses ke banyak gerbang ekonomi dunia dan Eropa," sambung Cameron.
Sebagai bentuk kesungguhannya menarik investor Indonesia, dalam kunjungannya PM Cameron mengajak 30 orang pelaku usaha Inggris. Mereka adalah para pengusaha terkemuka yang sedang mencari mitra usaha dari negara dengan pertumbuhan ekonomi tinggi seperti Indonesia, India, China dan Brazil.
"Ini adalah delegasi ekonomi yang terkuat yang pernah kami ajak ke Asia, semua dari perusahaan besar dan membawa dinamika ekonomi," kata Cameron.
(lh/hen)











































