Kementerian BUMN kembali meluncurkan program BUMN peduli dengan membagikan sembako kepada rakyat miskin. Kini bersama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Menteri BUMN Dahlan Iskan memberikan paket sembako ke masyarakat miskin khususnya nelayan di daerah pesisir pantai Muara Angke.
“Nasib nelayan di Negeri Bahari ini masih memprihatinkan. Minimnya sarana produksi, teknologi dan alat tangkap, bahan bakar minyak, dan modal. Cuaca ekstrem semakin memperburuk kehidupan nelayan, jadi mereka tidak berani melaut. Tentu ini sangat memberatkan mereka,” ujar Direktur Utama BRI, Sofyan Basyir di Muara Angke, Jakarta, Minggu (15/4/2012).
“Itu sebabnya program ini merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah, dalam hal ini Kementerian BUMN dan BRI melalui Program BUMN Peduli,” imbuh Sofyan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"BRI sendiri menganggarkan biaya ini dari dana Bina Lingkungan yang kami miliki, dan kegiatan ini akan kami jadikan agenda tahunan”, terang Sofyan.
“Nelayan memang tidak dapat dipisahkan dari sejarah BRI, di tahun 1960 BRI sempat bernama Bank Koperasi Tani dan Nelayan (BKTN). Sehingga dari acara ini menunjukkan bahwa BRI tidak pernah melupakan pelaku usaha kecil, utamanya masyarakat nelayan,” tutup Sofyan.
Menteri BUMN Dahlan Iskan turut menghadiri acara tersebut. Dahlan mengaku bangga terhadap BRI yang ikut peduli terhadap masyarakat khususnya nelayan. "Saya senang BRI bisa ikut bagi-bagi sembako. BRI berbagi dengan yang membutuhkan," ungkap Dahlan.
Sementara itu, para warga Muara Angke sangat antusias dan mengaku sangat senang dengan adanya program pembagian sembako ini. Ipul, seorang warga Muara Angke mengharapkan hal ini bisa terus-menerus dilakukan untuk mengurangi garis kemiskinan khususnya di wilayah Muara Angke.
"Seneng dengan adanya ini, ibaratnya ngurangin kemiskinan. Dapet sembako gratis, dikasih uang juga. Mudah-mudahan ada terus, walaupun nggak tiap hari tapi minimal 3 bulan sekali lah," ungkap Ipul.
(zlf/dru)











































