Respons Enteng Dahlan Iskan, Bos Kereta Api Dihujani Kritik

Respons Enteng Dahlan Iskan, Bos Kereta Api Dihujani Kritik

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Selasa, 17 Apr 2012 07:50 WIB
Respons Enteng Dahlan Iskan, Bos Kereta Api Dihujani Kritik
Jakarta - Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) Ignasius Jonan dihujani kritik terkait sikapnya yang dinilai merespons terlalu enteng aduan layanan kereta api yang disampaikan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan. Misalnya, beberapa email redaksi dan respons pembaca detikFinance cukup banyak yang mencibir prilaku dari Dirut BUMN ini.

"Sikap atau respon yang diberikan oleh Dirut PT KAI pada saat menerima keluhan/aduan dari penumpang (pengguna jasa KA) sungguh mengejutkan! Sebagai pucuk pimpinan sebuah perusahaan pelayan publik, sikap beliau tidak dapat dijadikan contoh oleh bawahannya," kata salah seorang pembaca Arif Muhammad Iqbal yang diterima detikFinance melalui surat elektronik, Selasa (17/4/2012)

Menurut Arif, sikap Dirut KAI itu terkesan tak berniat untuk turun langsung menyelesaikan permasalahan. Ia berkesan Dirut KAI, tidak mau menerima keluhan tersebut dengan mengarahkan si pelapor untuk menghubungi nomor yang lain.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Di sini terlihat bahwa si pelapor dipaksa untuk bisa menyelesaikan masalahnya sendiri dengan menghubungi orang-orang tertentu," katanya.

Sementara itu masih banyak komentar-komentar serupa dari pembaca lain. Bahkan ada yang mengusulkan posisi Dirut KAI dicopot.

"Itu mah bukan dirut KAI pantesnya jadi penjual tiket... satu buat Dirut KAI pecat, untuk Indonesia yang lebih baik"

"Gila seorang menteri saja diping-pong. Pecat saja Pak (Dahlan Iskan) tuh dirutnya kurang ajar dan benar-benar nggak punya manner."

"Nih Dirut KAI kebangetan banget ngasih jawaban ke Pak Dahlan. Untung nggak dipecat kamu pak Dirut KAI."

"Menteri BUMN dikasih nomor telepom lain buat komplain? pilihannya cuma dua, itu dirut kurang ajar atau sudah gila."

"Respon Dirut PT. KAI sungguh terlalu !!! kalo didepan Dahlan Iskan langsung ditempeleng kali tuh... atau bisa ditendang atau dibanting senasib kursi kosong gerbang tol."

Sebelumnya Dahlan mengaku mendapat aduan soal buruknya pelayanan PT KAI dari anaknya sendiri. Ia pun langsung meneruskan aduan anaknya itu ke Dirut KAI melalui pesan singkat. "Anak saya bilang, Surabaya-Yogyakarta. Dia beli tiket namun sudah ada yang menempati. Mereka sama-sama punya tiket," kata Dahlan.

Dahlan mengaku jawaban Dirut PT KAI merespons, namun jawabannya tidak memuaskan Dahlan. Jonan hanya membalas dan menganjurkan agar Dahlan menghubungi nomor tertentu yang diberikan petinggi PT KAI tersebut.

"Sikap ini belum mencerminkan Dirut KAI, dia bilang 'Bapak bisa menghubungi orang-orang ini (balasan SMS Jonan)," tuturnya.

(hen/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads