Kepala Bagian Komunikasi Perusahaan, Jasa Marga Wasta menerangkan, 46 GTO telah terpasang pada ruas tol dengan sistem terbuka. Seluruh siap digunakan. Berikut adalah ruas tol tersebut:
- Ruas Kapuk-Cengkareng
- Ruas Halim-Cililitan (termasuk tol dalam kota)
- Ruas Pondok Gede Barat-Cikarang
- Ramp Taman Mini
- Ruas dari dan menuju Cibubur
- Ruas Cikunir
- Ruas Jatiasih
- Ruas Pasar Rebo
"Yang sudah terpaang 46 dan diletakkan di gerbang yang jugalah garbunya lebih dari dua dan baru pada sistem terbuka, yang artinya sekali banyar," kata Wasta kepada detikFinance di Jakarta, Rabu (18/4/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sosialisasi penggunaan e-Toll card terus digalakan. Apalagi setelah aksi ngamuk oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan di gerbang Senayan. Beberapa saat lalu bahkan, Dahlan bersama Direktur Utama Jasa Marga Adityawarman dan Direktur Utama Bank Mandiri, Zulkifli Zaini menjadi salesman e-Toll di pintu tol Cililitan.
Tentu bukan tanpa tujuan Jasa Marga dan Bank Mandiri menggalakkan pemakaian e-Toll Card. "Tujuan penggunaan e-Toll Card ini memang adalah memudahkan pengguna tol dengan mengurangi antrean di gerbang tol," ucap Direktur Bisnis Mikro dan Ritel Bank Mandiri Budi Gunadi Sadikin.
Bank Mandiri bahkan menargetkan pada Juni mendatang 30% dari seluruh pengguna tol sudah memegang e-Toll dan memanfaatkannya. Data terkini menunjukkan, sekitar 4,1 juta transaksi dengan e-Toll Card terjadi setiap bulannya. Harapannya sampai akhir 2012 jumlahnya naik mencapai 20 juta transaksi per bulan.
(wep/ang)











































