Rencana ini menambah total target PHK perusahaan menjadi 14.200 karyawan. Februari silam, American Airline mengumumkan akan memecat 13.000 pilot, pramugari dan staf darat yang tergabung di serikat.
Maskapai penerbangan terbesar ketiga di Amerika Serikat ini punya sekitar 73.000 karyawan. American Airlines memaparkan detail pemecatan pekerja non-serikat pada hari Rabu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
American Airlines juga akan menutup call center reservasi di Tucson, Ariz dan lounge di Dulles Airport Washington dan Kansas City International Airport.
Perampingan karyawan dan agen diperkirakan bisa menghemat US$ 95 juta (Rp 864,5 miliar), sesuai dengan target penghematan anggaran 20% untuk semua kelompok pekerja.
American Airlines dan induk perusahaannya, AMR Corp. mengajukan proteksi kebangkrutan pada November silam. AMR kehilangan US$ 2 miliar (Rp 18,2 triliun) tahun lalu, termasuk biaya restrukturisasi. Sejak 2001, AMR sudah merugi lebih dari US$ 10 miliar (Rp 91 triliun).
Februari lalu, American Airlines mengumumkan rencana pemecatan ribuan pramugari dan staf darat, termasuk 400 pilot dan pemangkasan biaya lain-lain untuk mengurangi beban gaji karyawan sebanyak US$ 1,25 miliar (Rp 11,37 triliun).
Sidang akan digelar Senin depan di New York berdasarkan permintaan perusahaan yang ingin membatalkan kontrak serikat dan mengajukan nilai gaji, manfaat dan aturan kerja baru.
(ang/ang)











































