Tepatnya setelah selesai ibadah Shalat Jumat di Masjid Jami' Al-Islam Petamburan, Jumat (20/4/2012) ini, Dahlan berkunjung ke rumah Pak Raden dengan berjalan kaki. Rumah Pak Raden memang hanya tiga gang dari Masjid tersebut.
Saat tiba di rumahnya, Pak Raden sedang duduk di kursi dengan seorang tamu. Tampak wajahya masih sangat segar di usianya yang sudah memasuki 79 tahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sambil mengutarakan maksud kedatangannya Dahlan duduk tepat di sebelahnya. Pandangan Dahlan banyak tertuju ke sepanjang dinding yang banyak menggantungkan lukisan karyanya sendiri. Dahlan juga melongok ke ruang depan yang dipakai untuk studio lukisan.
"Pak Raden tetap melukis sampai sekarang dan sebuah lukisan masih belum jadi dan masih terlihat di kanfasnya," ungkapnya.
Dahlan mengutarakan maksud kedatangannya untuk silaturahmi setelah banyak muncul cerita mengenai hak cipta boneka Si Unyil beserta lagu-lagu yang mengiringi adegan film boneka si Unyil.
Dahlan mengatakan tidak akan mencampuri masalah hukum yang terjadi di sekitar hak cipta itu. Tapi Dahlan merasa perlu menemui Pak Raden secara pribadi untuk mengetahui apa yang bisa dibantu untuk hari tua pak Raden sekarang ini.
"Saya ingin tahu apa yang bisa saya bantu," tutup Dahlan.
Seperti diketahui, Drs Suyadi atau lebih dikenal sebagai Pak Raden kini dalam keadaan ekonomi yang memprihatinkan. Di masa tuanya, ia juga dihantui penyakit.
"Pak Raden belakangan ini jarang keluar rumah karena sudah tua dan sakit-sakitan," ungkap tetangga Pak Raden, Azizah Alatas di Jalan Petamburan 3 No 27, Slipi, Jakarta Pusat, Sabtu (14/4/2012).
Saat ini, kediaman Pak Raden di serbu ratusan warga dan beberapa artis. Mereka terlihat sangat peduli terhadap keadaan seniman kelahiran Jember 28 November 1932 itu.
(dru/ang)











































