"Sedang dibahas, mereka hari ini langsung membahas, adanya informasi tentang sapi tersebut, tadi dibahas, saya mengatakan, bahwa coba segera di respons, karena kita punya aturan untuk country yang ada penyakitnya, kita punya aturan, untuk melarang memasukkan sapi-sapi yang terkena seperti itu," kata Menko Perekonomian Hatta Rajasa saat ditemui di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (25/4/2012).
Untuk penanganan mengenai impor sapi ini, Hatta menyerahkan kepada sebuah tim guna menjaga agar sapi-sapi berpenyakit itu jangan sampai masuk ke Indonesia. "Timnya kan sudah ada, tim silahkan nanti melaporkan," pungkasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Departemen Pertanian Amerika Serikat melaporkan bahwa ini adalah kasus bovine spongiform encephalopathy (BSE) keempat di Amerika Serikat.Disebutkan bahwa kabar ini merusak seluruh produk daging dalam rantai pasokan makanan.
Sapi yang terjangkit BSE itu berasal dari peternakan di California tengah.BSE tidak dapat ditularkan melalui susu sapi. Menurut organisasi itu nilai ekspor daging sapi Amerika Serikat mencapai US$ 353 juta setiap bulan. Pasar utamanya adalah Meksiko, Kanada, Korea Selatan dan Jepang.
Diperkirakan terdapat 90,8 juta ekor sapi, sebagian besar berada di negara bagian yang luas seperti Texas, Nebraska, Kansas dan California. Sekitar 40 ribu ekor ternak diperiksa departemen pertanian setiap tahun. Indonesia sendiri melakukan impor sapi dari negeri Paman Sam itu sekitar 20%.
(nia/hen)











































