"Ini akibat besarnya provisi akunting dan penurunan output yang tidak seimbang dengan tingginya harga minyak," kata BP dalam keterangan tertulisnya seperti dilansir dari AFP (1/1/2012). Namun pendapatan BP meningkat 9% menjadi US$ 96,70 miliar (Rp 879,97 triliun).
Produksi minyak BP menurun 3% menjadi 3.47 juta barrel per hari. Dampak penjualan aset perusahaan untuk membayar tagihan pembersihan Teluk Meksiko dari tumpahan minyak. Hingga saat ini, BP sudah menjual aset dengan nilai total mencapai US$ 23 miliar (Rp 209,3 triliun). Ini adalah bagian dari program pelepasan saham bernilai US$ 38 miliar (Rp 345,8 triliun) yang sedang berjalan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ledakan yang terjadi 20 April 2010 itu disebut-sebut sebagai bencana lingkungan terburuk dalam sejarah AS. Hingga saat ini belum diketahui penyebab pasti pemicu ledakan rig Deepwater Horizon. BP akhirnya meraup profit lagi tahun lalu dengan total laba bersih US$ 23,9 miliar (Rp 217,5 triliun).
(ang/ang)











































