Demikian disampaikan Presiden & CEO GMF AeroAsia Richard Budihadianto, dalam Investor Day di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (2/5/2012).
"Kita harus berkembang seiring penambahan pesawat Garuda. Maka tambah fasilitas pesawat. Engine Shop untuk (Boeing) 737," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bisa dana sendiri. Pinjaman atau kerjasama. Pilih yang cocok saja, atau bisa juga dengan kredit investasi," paparnya.
"Dalam tiga tahun ke depan ada dua hanggar. Satu lagi di Makassar tapi jumlahnya tidak besar," tegasnya.
Usai bertumbuh, anak usaha ini siap menjadi perusahaan publik. Meski demikan belum ada jadwal baku.
"Anak usaha menjadi cantik. Sekarang kita dalam tahap pemilihan financial advisor. Pembicaraan sudah namun belum ditentikan, kata Direktur Utama Garuda Indonesia, Emirsyah Satar.
(wep/dnl)











































