Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), untuk bulan Januari, beras impor yang masuk ke tanah air sebanyak 355,9 ribu ton dengan nilai US$ 205,1 juta. Sementara pada bulan Februari sebanyak 297,4 ribu ton beras impor dengan nilai US$ 154,3 juta masuk ke Indonesia. Pada bulan Maret, sebanyak 117 ribu ton beras impor masuk dengan nilai US$ 61,2 juta.
Menteri Perekonomian Hatta Rajasa sebelumnya mengatakan belum ada rencana pemerintah untuk melakukan tambahan impor beras di 2012. Menurutnya, impor hanya dilakukan ketika stok beras mulai mengkhawatirkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menjelaskan beras impor yang masuk awal 2012 merupakan izin impor beras yang telah dikeluarkan pada tahun 2011 lalu. "Sekarang tidak ada planning di 2012 (impor beras). Kecuali sisa kemarin yang harus masuk di Januari 2012 dan awal Februari 2012," jelasnya.
Bulog menargetkan ada pemasukan beras impor dari beberapa negara sebanyak 1,9 juta ton berdasarkan izin akhir 2011 lalu. Beras-beras itu berasal dari negara Thailand, India, dan Vietnam. Proses pemasukan beras impor ini berakhir sampai 20 Februari 2012.
(/)










































