Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 03 Mei 2012 22:01 WIB

Laporan dari Vladivostok

Timur Jauh Rusia Terbuka untuk Indonesia

- detikFinance
Vladivostok - Vladivostok saat ini semakin penting bagi peningkatan kerjasama Indonesia dengan Rusia di berbagai sektor seperti investasi, perdagangan, pendidikan dan pariwisata.

Hal itu disampaikan Duta Besar RI Luar Biasa Berkuasa Penuh untuk Republik Federasi Rusia Djauhari Oratmangun seusai pertemuan dengan gubernur Primosrky Krai Vladimir Mikhlushevsky kepada detikcom melalui Sekretaris II KBRI Moskow Enjay Diana, Kamis (3/5/2012).

"Bukan saja merupakan salah satu kota terbesar dan berkembang di wilayah Timur Jauh Rusia, tetapi juga jembatan penghubung perekonomian dan perdagangan Rusia, Eropa Tengah dan Eropa Timur dengan kawasan Asia Pasifik, termasuk Indonesia," ujar Dubes.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Vladivostok (27/04/2012), gubernur Vladimir Mikhlushevsky menjelaskan bahwa wilayah Primorsky Krai dan kota Vladivostok kini menjadi pusat pertumbuhan ekonomi wilayah Timur Jauh Rusia.

Wilayah ini berbatasan langsung dengan kawasan pertumbuhan ekonomi Asia Timur dan dekat dengan pusat-pusat perkembangan ekonomi The Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC).

“Itulah alasan Rusia memilih Rusky Island di Vladivostok sebagai lokasi KTT APEC September 2012 mendatang. Diharapkan Indonesia dapat berperan aktif memanfaatkan geliat ekonomi wilayah Timur Jauh Rusia ini," urai Mikhlushevsky.

Menanggapi hal tersebut, Dubes menyampaikan niatnya untuk segera mendorong para pelaku bisnis Indonesia memanfaatkan potensi ekonomi yang dimiliki Primorsky Krai.

“Kita akan mengajak sektor pemerintah dan swasta Indonesia untuk lebih sering berkunjung ke Vladivostok. Waktu tempuh penerbangan Vladivostok-Jakarta sekitar 6 jam, lebih pendek dari Vladivostok-Moskow yang mencapai 9 jam atau Moskow-Jakarta," terang Dubes.

Menurut Sekretaris I Dodo Sudradjat, selama di Vladivostok, Dubes juga berkesempatan meninjau infrastruktur dan fasilitas penyelenggaraan KTT APEC 2012 di Rusky Island, sekitar 20 km dari Vladivostok. Indonesia akan hadir pada KTT ke-24 para pemimpin negara-negara APEC tersebut.

Dalam pertemuan terpisah dengan organisasi payung pengusaha setempat, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Primorsky Krai Vladimir Brezhnev kepada Dubes juga menyampaikan ketertarikan pihaknya untuk meningkatkan hubungan ekonomi dan perdagangan dengan Indonesia.

Sementara itu Dubes dalam pembicaraan dengan Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Far Eastern Federal University (FEFU) Igor Vatulin juga membahas berbagai upaya peningkatan kerjasama di bidang pendidikan, seperti pengiriman mahasiswa dan tenaga pengajar.

Selama di FEFU Dubes antara lain memberikan kuliah umum tentang perkembangan hubungan Indonesia-Rusia di hadapan staf pengajar dan mahasiswa. Kesempatan itu juga dimanfaatkan oleh Vatulin untuk menyampaikan apresiasi atas dukungan untuk kelangsungan Jurusan Bahasa Indonesia.

“Kami berterimakasih atas dukungan KBRI Moskow selama ini terhadap kelangsungan Jurusan Bahasa Indonesia dan Pusat Studi dan Budaya Indonesia di FEFU," demikian Vatulin.




(es/es)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed