"Saya kira 6,3 persen dalam situasi global yang mengalami penurunan pertumbuhan, seperti Eropa, China juga pertumbuhan melambat, India juga begitu. Maka kita seperti ini, walaupun saya sendiri merasa kurang begitu puas karena mengharapkan 6,5 persen," ujar Menko Perekonomian Hatta Rajasa di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (7/5/2012).
Hatta menyatakan pencapaian pertumbuhan ekonomi triwulan I-2012 yang tidak memuaskan tersebut terutama disebabkan realisasi belanja pemerintah yang masih belum optimal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Demikian juga disampaikan Menteri Keuangan Agus Martowardojo. Dia menyatakan ekspor masih lebih rendah dibandingkan dari yang ditargetkan.
"Kalau kita perhatikan 6,3 persen kuartal satu itu memang dibanding target itu pencapaian ekspor impor lebih rendah dari yang ditargetkan," ungkap Agus Marto.
Meskipun demikian, Agus Marto mengaku masih optimistis target pertumbuhan ekonomi dalam APBNP 2012 sebesar 6,5% masih dapat tercapai.
"Kalau kita targetkan 6,5 persen kita pasti akan capai itu, karena pertumbuhan ekonomi. Angka 6,5 persen itu masih akan didukung dengan stimulus yang akan ada di APBN perubahan. Untuk infrastruktur kita akan keluarkan stimulus," pungkasnya.
(nia/dnl)










































