"Alokasi dana untuk pekerjaan rehabilitasi ketiga jalan tersebut sebesar Rp 28,1 miliar dari sumber dana APBN 2012," kata Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian PU Waskito Pandu, di Jakarta, Selasa (8/5/12).
Kerusakan ini disebabkan intensitas kendaraan yang melintas semakin tinggi didukung dengan curah hujan yang tinggi. Sementara untuk perbaikan jalannya, proyek ini akan dilakukan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah IV Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PU melalui SNVT Pelaksanaan Jalan Nasional Metropolitan II Jakarta terhadap kondisi aspal yang terkelupas, retak hingga berlubang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perbaikan jalan ini akan mulai dilakukan minggu ini dan ditargetkan selesai 6 bulan ke depan. Dan untuk meminimalisir kemacetan, pengerjaannya akan dilakukan pada malam hari ketika volume kendaraan tidak begitu banyak.
"Sehingga diharapkan pelaksanaan perbaikan jalan tidak menimbulkan hambatan lalu lintas yang tinggi, namun untuk menjaga kualitas hasil pekerjaan, sebagian lajur akan ditutup pada siang hari," tuturnya.
”Kami juga akan meletakkan sejumlah rambu dan menyiapkan petugas 300 meter sebelum lokasi pekerjaan untuk menginformasikan kepada pengguna jalan,” imbuhnya.
Perbaikan ruas jalan S. Parman dilakukan pada sta. 0+300 hingga sta 0+400 (sisi kiri jalan) dan sta 0+500 (sisi kanan jalan). Sedangkan pada ruas jalan MT. Haryono dan Gatot Subroto rehabilitasi masing-masing dilakukan pada sta 0+900 hingga sta 3+500 sisi kanan dan sta 0+300 hingga sta 3+575 sisi kiri.
(zlf/dru)










































