"Sekarang sudah sign contract lagi koordinasi dengan Korlantas," kata Dirjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum Djoko Murjanto di kantornya, Kamis (10/5/2012)
Menurutnya Koordinasi dengan Korlantas sangat diperlukan karena jalan itu intensitas dan volume kendaraan yang tinggi. Diharapkan proses perbaikan jalan Gatsu tidak terlalu mengganggu arus lalu lintas di kawasan itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengerjaan jalan Gatsu ini akan menghabiskan total dana sisa anggaran lebih (SAL) untuk tahun ini dianggarkan Rp 40-50 Miliar. Diperkirakan rampung pada akhir tahun ini.
"Selesai 4 bulan 5 bulan, sekitar bulan November. Dananya sekitar Rp 40-50 Miliar dan itupun masih kurang dan akan terus kita alokasikan tahun tahun ke depan dan bisa sampai Rp 150 miliar, karena itu cukup krusial," tutupnya.
Jalan-jalan Nasional di wilayah DKI Jakarta yang menjadi tanggung jawab Kementerian PU antaralain Jl. Akses Cengkareng, Jl. Lingkar Barat, Jl. Pejompongan-Kebayoran Lama, Jl. Arteri Kebayoran Lama, Jl. Metro Pondok Indah, Jl. Pasar Jum’at, Jl. Ciputat Raya, Jl. Kartini, Jl. TB Simatupang, Jl. Mayjen Sutoyo, Jl. Raya Bogor, Jl. Cakung-Cilincing, dan Jl. Akses Marunda.
Selain itu, Jl. Daan Mogot, Jl. S. Parman, Jl. Gatot Subroto, Jl. MT Haryono, Jl. Halim Perdanakusuma, Jl. DI Panjaitan, Jl. Jend. A. Yani, Jl. Perintis kemerdekaan, Jl. Bekasi Raya, Jl. Laks. Yos Sudarso, Jl. Sulawesi, Jl. Raya Pelabuhan, Jl. Jampea, Jl. Cilincing Raya, Jl. Enggano, Jl. Taman Stasiun Priok, Jl. Laks Martadinata, Jl.Lodan, Jl. Krapu, Jl. Pakin, Jl. Gedong Panjang, Jl. Pluit Selatan Raya, Jl. Jembatan Tiga, Jl. Jembatan Dua dan Jl. Latumenten.
(zlf/hen)










































