"Pak Rudy Setyopurnomo saat ini Komisaris namun beliau yang menggantikan Pak Jhony sebagai Direktur Utama," ungkap sumber detikFinance di internal Merpati ketika dihubungi, Minggu (13/5/2012).
Dikatakan sumber tersebut, hal ini diketahui ketika dirinya memberikan ucapan selamat kepada Rudy terkait jabatan barunya di Merpati.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, memang Menteri BUMN Mustafa Abubakar yang menunjuk Sardjono Jhony Tjitrokusumo sebagai Direktur Utama PT Merpati Nusantara Airlines menggantikan Bambang Bhakti yang ditarik menjadi Direktur Utama PT Indonesia Ferry.
Rudy Setyopurnomo merupakan mantan Presiden Direktur PT Indonesia Airlines. Maskapai penerbangan yang didirikan tahun 1999 ini mulai beroperasi Maret 2001. Namun Indonesian Airlines telah berhenti beroperasinya pada tahun 2003.
Ternyata pergantian Dirut ini mendapat kecaman dari beberapa pilot Merpati. Pasalnya, para pilot menilai kinerja Jhony sudah cukup memuaskan dan tak jelas apa alasannya diganti.
Sebanyak 68 pilot maskapai itu sepakat menolak dan berencana mogok terbang mulai Senin (14/5) besok.
"Ada 68 orang pilot yang telah mendatangani agar Captain Sardjono Jhony tidak diganti. Sore tadi (12/4) juga kami terima dari pilot-pilot Merpati yang bertugas di Papua, kalau captain Jhonny diberhentikan, maka mereka akan mogok kerja," Ujar Captain Hendra Yusak, di Kantor Pusat Merpati, Jalan Angkasa B15 Kav 2-3 Jakarta Pusat, Sabtu (12/4/2012).
Sebelumnya sumber detikFinance juga mengungkapkan Dirut Merpati lengser karena berselisih paham dengan pejabat Kementerian BUMN dan Komisaris Merpati. Hingga saat ini belum ada komentar resmi dari Menteri BUMN Dahlan Iskan dan Deputi Menteri BUMN Sumaryanto Widiatin yang langsung menaungi Merpati.
(dru/hen)











































