Hal tersebut menuai polemik dikalangan para pilot. Selama ini Jhony memang dikenal terus berusaha menjamin kesejahteraan para pilot Merpati.
Akibat pergantian tersebut, para pilot berencana untuk melakukan mogok karena tidak mengetahui apa alasan dibalik penggantikan Jhony. Apa tanggapan si Bos Merpati ini?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tanpa bermaksud menggurui, saya mengajak teman teman penebang sekalian untuk melihat fakta dan data yang ada. Agar segala keputusan yang diambil tidak tergesa-gesa, dan tidak berakibat fatal bagi perusahaan maupun orang banyak," ujar Jhony.
Berikut penjelasan lengkap Jhony:
Rekan rekan Penerbang yang sangat saya sayangi,
Perkembangan di satu minggu terakhir ini memang seperti membawa kita ke masa lalu. Dimana ketidakpastian dan kesimpangsiuran selalu menghantui kita. Namun menjadi penting buat kita, untuk juga tidak terjebak pada kondisi ataupun keadaan seperti yang terjadi di masa lalu itu.
Tanpa bermaksud menggurui, saya mengajak teman-teman penebang sekalian untuk melihat fakta dan data yang ada. Agar segala keputusan yang diambil tidak tergesa-gesa, dan tidak berakibat fatal bagi perusahaan maupun orang banyak.
Saya memohon, dan saya menghimbau, sebagai sesama penerbang maupun sebagai direktur Utama di perusahaan ini,
1. Jangan melakukan tindakan tindakan yang kontra produktif.
2. Bertindaklah dengan arif dan bijaksana untuk mengedepankan kepentingan MERPATI dan orang lain.
3. Saya pribadi, menganggap bahwa pergantian direksi adalah sesuatu yang alami, dan jangan dijadikan dasar untuk melakukan hal hal yang nantinya bisa berakibat fatal.
Permohonan ini saya buat kepada rekan rekan, untuk menghindari sangkaan dan tuduhan kepada saya, dan juga untuk membuktikan bahwa pilot adalah profesional, bukan gerombolan orang yang bisa dibayar untuk berbaris dan berdemonstrasi.
Terima kasih, salam hangat saya untuk rekan rekan sekalian.
Tetap semangat, JAYA TERUS MERPATI!!!
(dru/hen)











































