Rugi Rp 750 Miliar di 2011 Jadi Alasan Dirut Merpati Dicopot

Rugi Rp 750 Miliar di 2011 Jadi Alasan Dirut Merpati Dicopot

- detikFinance
Senin, 14 Mei 2012 11:46 WIB
Rugi Rp 750 Miliar di 2011 Jadi Alasan Dirut Merpati Dicopot
Jakarta - Dicopotnya Direktur Utama PT Merpati Nusantara Airlines (MNA) Sardjono Jhonny Tjitrokusumo dan digantikan Rudy Setyopurnomo yang sebelumnya menjabat sebagai Komisaris Utama MNA dikarenakan dibawah kepemimpinan Sardjono Merpati menderita rugi pada 2011 mencapai Rp 750 Miliar.

"Pergantian karena kinerja Merpati tidak baik," ungkap Dirut Merpati yang baru dilantik, Rudy Setyopurnomo, dikantor Kementerian BUMN, Senin (14/5/2012).

Diungkapkan Rudy, dibawah kepemimpinan Sardjono, pada 2011 Merpati mencetak angka kerugian Rp 750 miliar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi 2011 itu rugi Rp 750 miliar, kuartal I (2011) rugi Rp 250 miliar dan pada bulan April rugi Rp 106 miliar," ungkap Rudy.

Memang diakui Rudy kondisi Merpati saat dipimpin Sardjono perusahaan dalam kondisi 'sakit-sakitan', namun kondisi tersebut dan mencetak rugi dikarenakan Merpati tidak diurus dengan baik.

"Contohnya rute Jakarta-Bandung, ada tiga kali jadwal penerbangan dalam seminggu, load factor (tingkat keterisian kursi penumpang) dari 56 seat (kursi), cuma 4-6 saja yang terisi, bahkan kadang-kadang kosong, sementara harganya cuma Rp 90 ribu," ungkap Rudy lagi.

Padahal sepengetahuannya, rute Jakarta-Bandung dari jalur darat seperti travel dan kereta api selalu penuh.

"Travel saja Rp 75 ribu penuh, Kereta Api penuh, tetapi karena banyak orang yang tidak tahu jadinya tiap terbang kosong (pesawatnya)," tukas Rudy.

(/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads