Mantan Direktur Utama PT Merpati Nusantara Airlines (Merpati) Sardjono Jhony Tjitrokusumo menegaskan jika dirinya diberhentikan dengan tidak hormat alias dipecat.
Isu soal dirinya yang sengaja mundur tidak benar dan hanya menjadi kamuflase Kementerian BUMN yang ingin segera mengangkat Rudy Setyopurnomo.
"Saya tidak mengundurkan diri. Itu poinnya. Tidak ada itu alasan saya mengundurkan diri itu alasan Kementerian BUMN saja. Yang jelas saya dipecat," tutur Jhony kepada detikFinance, Senin (14/5/2012).
Jhony menegaskan, dirinya merasa tidak adil karena Kementerian BUMN memakai alasan pengunduran dirinya untuk mengangkat Dirut baru. Karena Jhony mengatakan niat dirinya untuk mundur sudah ditolak oleh Menteri BUMN Dahlan Iskan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih jauh Jhony mengharapkan Merpati bisa terus 'terbang' di bawah kepemimpinan Dirut baru Rudy Setyopurnomo. Apalagi, sambung Jhony, sang Dirut baru mampu mengembalikan Merpati dari rugi menjadi untung dalam waktu 6 bulan.
"Kalau saya memang mengedepankan Merpatinya kalau bisa 6 bulan untung syukur Alhamdulillah. Apalagi Pak Rudy mengatakan tidak butuh dana dari pemerintah dan injeksi modal tambahan. Alhamdulillah saya berdoa mudah-mudahan berjalan sesuai rencana," tutur Jhony.
Seperti diketahui Kementerian BUMN memutuskan mencopot Direktur Utama Merpati Sardjono Jhony Tjitrokusumo dan mengantikannya dengan Komisaris Utama Merpati, Rudy Setyopurnomo.
Namun menurut Asisten Deputi Menteri BUMN Bidang Usaha Infrasturktur dan Logistik I, Timbul Tambunan mengatakan, pergantian Dirut Merpati dikarenakan atas permintaan Dirut Merpati Jhony sendiri.
“Alasannya (alasan pergantian) sudah jelas, bulan April beliau (Jhony) mengajukan pengunduran diri sebagai Dirut Merapti, tindakan itu sudah dilaksanakan,” kata Timbul usai pelantikan Dirut Merpati di Kementerian BUMN.
(dru/hen)











































