Puluhan Ribu Demonstran Spanyol Tolak Program Penghematan

Puluhan Ribu Demonstran Spanyol Tolak Program Penghematan

- detikFinance
Senin, 14 Mei 2012 16:45 WIB
Puluhan Ribu Demonstran Spanyol Tolak Program Penghematan
Madrid - Puluhan ribu demonstran menyerukan “Mereka tidak mewakili kami” di jalanan Madrid Minggu lalu. Mereka yang menolak program penghematan dan pemerintahan Spanyol ini melampiaskan kemarahannya pada perayaan pertama gerakan protes 15 Mei.

Banyak demonstran mengacuhkan tenggat waktu pemerintah untuk membubarkan diri pada Sabtu malam di lapangan Puerta del Sol. Akhirnya polisi membubarkan massa secara paksa pada pukul lima pagi waktu setempat, kata Kementerian Menteri Dalam Negeri seperti dikutip dari CNN (14/5/2012).

Sekitar 30,000 orang ikut dalam protes masal tersebut dan 18 di antaranya ditahan karena menolak saat ingin ditangkap atau berperilaku tidak tertib. Minggu subuh, demonstran masih bersuara lantang dan bersemangat ketika sejumlah besar polisi mangkal di dekat gedung pemerintahan dan pinggir jalan mengawasi dan membiarkan mereka beraksi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tidak hanya di Madrid, demonstran juga turun ke jalanan-jalanan Barcelona dan 80 kota lainnya di seluruh Spanyol. Ada sekitar 22,000 demonstran beraksi di Barcelona, 8,000 orang di Valencia dan 2,000 orang di Seville. Menurut Menteri Dalam Negeri, seluruh demonstran 'disapu bersih' pada Minggu pagi.

Acara terkoordinasi ini menandai kembalinya 'indignados' atau 'mereka yang marah'. Dengan nama indignados lah para demonstran itu dikenal. Mereka yang pertama kali memimpin gerakan akar rumput signifikan dan serius menentang pemangkasan anggaran pemerintah dan program penghematan.

Sabtu lalu mereka datang dari utara, selatan, timur dan barat menuju Puerta del Sol. Selama berjam-jam mereka berteriak, melompat-lompat, menyanyi dan melambaikan saputangan putih. Momen paling dramatis mungkin saat mereka bergandengan tangan dalam diam yang dinamakan teriakan sunyi, sebelum akhirnya memecahkan sorakan.

Mereka akan kembali berdemo karena pemerintah sudah menyetujui tiga hari lagi untuk protes di Madrid. Berarti adegan serupa akan kembali bisa kita lihat di pertengahan minggu ini.

Mereka memprotes kembalinya pemerintahan konservatif sejak Desember 2011. Krisis ekonomi Spanyol juga memburuk dan kembali jatuh ke resesi. Nilai pengangguran melonjak hingga 24% dan lebih dari 50% di bawah usia 25 tahun. Pemerintah sudah memangkas milyaran dolar lewat program penghematan dan menaikkan pajak demi mengurangi defisit budget.

“Kami sangat lelah dengan situasi ini. Pemerintahan yang baru sama saja. Mereka mencuri uang kita dan memberikannya pada bank,” kata seorang demonstran Madrid, Paola Alvarado yang bekerja sebagai agen purchasing.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads